Kamis, 06 Agustus 2015

Kegiatan Sterilisasi Kultur Jaringan

         Pada dasarnya seluruh kegiatan kultur in vitro bertujuan untuk menghasilkan bibit suatu tanaman dalam jumlah tertentu dalam periode waktu tertentu pula. Kultur jaringan adalah suatu metode untuk mengisolasi bagian dari tanaman seperti protoplasma, sekelompok sel, jaringan dan organ, serta menumbuhkannya dalam kondisi aseptic, sehingga bagian-bagiian tersebut dapat memperbanyak diri dan bergenerasi menjadi tanaman lengkap kembali.
         Adapun yang mempengaruhi keberhasilan dalam kultur jaringan yaitu: keterampilan, sterilisasi tempat atau lab, sterilisasi media tanam, kondisi ruangan kerja dan kondisi peralatan yang digunakan.
         Sterilisasi ruangan dapat dilakukan dengan menyemprotkan ruangan dengan alcohol 95%, formalin 20%, sedangkan sterilisasi lantai dilakukan dengan larutan desinfetan lainnya.
         Sterilisasi peralatan yang digunakan dapat dilakukan dengan:

  1. Sterilisasi Basah merupakan sterilisasi yang dilakukan dengan menggunakan autoclave pada suhu 121C dengan tekanan 17,5 psi selama 1 jam.
  2. Sterilisasi Kering merupakan sterilisasi yang dilakukan dengan menggunakan oven pada suhu 110-150c selama 1-2 jam.
Bahan dan alat yang digunakan dianranya adalah:
  1. Detergen
  2. Semua alat yang digunakan dalam laboratorium
  3. Rak peralatan
  4. Kertas saring
  5. Kain pel
  6. Autoclap
  7. Oven suhu 300C
  8. Lemari alat-alat steril
  9. Sikat berangkay
  10. Sapu
  11. Kertas minyak
  12. Busa cuci
  13. Lap kering
  14. Air bersih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar